Jumat, 19 Agustus 2011

''MENDAKI TANGGA MAKRIFAH MENCARI RIDHA ALLAH'' ( Pendekatan diri pada Allah )


.Assalamu'alaykum warohmatullahi wabarokatuh...
Bismillahirrohmanirrohim...

Jangan tertipu oleh kebebasan masa muda dalam masa kehidupanmu,karena Allah menciptakanmu bukan untuk bersenang-senang dengan nafsumu,tapi Allah menghidupkanmu untuk kematianmu yang pasti datang yang tiada penundaan bagimu....
Ingatlah pada masa tuamu nanti,dimana jasad sudah tidak ada bedanya dengan kayu yang rapuh,akal sudah mulai mereda dan terasa pikun,dan semua apa yang ada pada masa usia muda akan pudar dan takkan pernah kembali dan terulang. dan kitapun belum tentu akan hidup di kehidupan masa tua itu,karena ajal tidak menghitung usia. maka dari itu jangan menunda kebaikan dan taubat.syukuri masa mudamu dengan perbanyak beribadah,sempatkan dalam setiap kebaikan,dan atangilah setiap kampung ilmu (majlis) sebelum kelak kau harus berjalan dengan tongkat,atau harus duduk di atas kursi roda.

Renungkanalah bahwa Allah memberimu kesempatan untuk memperbanyak ibadah dalam setiap setik usia yang Dia berikan,namun apakah kita harus kehilangan kesempatan itu dengan menyiakan masa muda bahkan hanya di hiasi dengan kemaksiatan saja.

Ingatlah setiap dosa akan meninggalkan setitik noktah hitam pada hati yang setiap noktah akan memudarkan cahaya hati. ingatlah bahwa setiap kebaikan adalah gerak dari keyakinan hati pada Rabb dengan keikhlasan tanpa ada keraguan,dan mereka yang ragu adalah mereka yang hatinya kelam oleh noktah-noktah hitam yang memudarkan cahaya Hikmah dalam hatinya. Ingatlah bahwa noktah itu suatu saat akan menjadikan setiap sisi hati berubah menjadi kegelapan dan akan membawa pada diri dalam kecenderungan kemaksiatan dan menolak dengan setiap kabar dari kebaikan. Ingatlah di saat itu maka tiadalah yang bisa menyalakan kecuali hidayah yang datang yang hinggap untuk meneranginya kembali. Ingatlah bahwa taubat tidak semudah yang kita katakan,karena taubat ada pada penyesalan hati,hati dari mereka yang masih di beri cahaya Ilahi oleh Allah,hati yang masih merasakan Nur Hikmah dari kebaikan. Maka apa yang kita tunggu dari berbuat baik,dari beribadah kepada Allah sebanyak mungkin,dari meminta ampunan kepada Allah atas segala kesalahan,dan dari kelalaian yang kita kerjakan setiap hari. apakah kita menunggu mati itu datang untuk bertaubat,apakah kita menunggu penderitaan untuk bertaubat,apakah kita menunggu api yang menyala-nyala untuk bertaubat. Tidak....dan janganlah...!!!

Allahu Akbar....Allah memperhatikan setiap pergerakan kita,gerak hati maupun gerak jasad. Allah mengetahui kemunafikan kita,kekufuran nikmat kita,kedurhakaan kita,kesombongan kita yang pengecut dengan berbangga diri kepada manusia namun dalam hati mereka merengek kepada Allah dengan pura2 menjauh dari Allah. Ingatlah ...

Wassalamu'alaykum waarohmatullahi wabarokatuh...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar